Bagian Mesin Bubut Konvensional (1)

Posted by Al Fath on Tuesday, 8 January 2013

Bagian utama mesin bubut konvensional antar lain,

1. Sumbu Utama / Main Spindle

bagian mesin bubut konvensionalbagian mesin bubut konvensional

Gambar di atas adalah sumbu utama mesin bubut yang berfungsi sebagai dudukan chuck (cekam), plat pembawa, kolet, senter tetap, dan lain-lain. Terlihat pada gambar sudah terpasang sebuah cekam yang di dalamnya terdapat susunan roda gigi yang dapat digeser melalui tuas/handle untuk mengatur putaran mesin. Putaran mesin diatur sesuai dengan kebutuhan pembubutan.
Pada gambar sebelah kanan menunjukkan gambar sumbu utama, G adalah senter tetap atau kepala tetap yang berfungsi sebagai tempat dudukan benda kerja saat pembubutan dilakukan diantara dua senter. Di dalam kepala tetap ini terdapat serangkaian susunan roda gigi dan roda pulley bertingkat ataupun roda tunggal dihubungkan dengan sabuk V atau sabuk rata. A. C, dan F merupakan tuas pengatur kecepatan yang digunakan untuk mengubah-ubah hubungan roda gigi dan roda pulley bertingkat maupun tunggal sehingga dapat memperoleh putaran yang berbeda-beda.
Putaran yang dihasilkan ada dua macam, yaitu putaran cepat dan putaran lambat. Putaran cepat biasanya digunakan pada kerja tunggal untuk membubut benda kerja dengan sayatan tipis. Sedangkan putaran lambat untuk kerja ganda yang biasa dilakukan untuk membubut dengan tenaga besar dan sayatan tebal (pengasaran).

2. Eja Mesin (bed)

bagian mesin bubut konvensional
Eja mesin adalah bagian mesin bubut konvensional berfungsi sebagai tempat dudukan tail stock, eretan, steady rest dan sebagai tumpuan gaya pemakanan waktu pembubutan. Bentuk eja mesin ini bermacam-macam, ada yang salah satu atau kedua sisinya mempunyai ketinggian tertentu, ada juga yang datar. Permukaan eja mesin ini harus halus dan rata sehingga gerakan kepala lepas dan lainnya tidak terhambat. Jika permukaan eja mesin ini tidak rata akan menghasilkan benda kerja yang tidak baik atau kurang pas presisinya.

3. Eretan (carriage)

bagian mesin bubut konvensional
Ada tiga macam jenis eretan pada mesin bubut konvensional, yaitu eretan memanjang yang bergerak sepanjang alas mesin (longitudinal carriage), eretan melintang yang bergerak melintang pada alas mesin (cross carriage), dan eretan atas yang bergerak sesuai dengan posisi penyetelan di atas eretan melintang (top carriage). Fungsi dari eretan ini sendiri adalah untuk memberikan pemakanan yang besarnya dapat di atur menurut kehendak operator dan dapat terukur dengan ketelitian tertentu yang terdapat pada roda pemutar. Eretan ini dapat dijalankan secara otomatis maupun manual.

4. Kepala Lepas (tail stock)

bagian mesin bubut konvensional
Kegunaan dari kepala lepas adalah untuk dudukan senter putar sebagai pendukung benda kerja pada saat pembubutan, dudukan bor  tangkai tirus dan cekam bor sebagai penjepit bor. Kepala lepas dapat bergeser sepanjang alas mesin, porosnya berlubang tirus sehingga memudahkan tangkai bor untuk dijepit. Tinggi senter tetap sama dengan tinggi kepala lepas. Ada dua bagian kepala lepas yang berfungsi sebagai pengaturan pergeseran badan kepala lepas untuk keperluan agar dudukan senter putar sepusat dengan sumbu mesin atau senter tetap, atau bisa juga tidak sepusat yaitu pada saat membubut tirus di antara dua senter. Kedua bagian ini adalah alas dan badan yang diikat dengan dengan 2 baut pengikat.

Keempat bagian ini merupakan yang terpenting untuk bagian mesin bubut konvensional, bagian-bagian yang lain akan saya jelaskan di bagian 2.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment