Bagian Mesin Bubut Konvensional (2)

Posted by Al Fath on Friday, 11 January 2013

Nah, di sini saya akan melanjutkan membahas bagian mesin bubut konvensional.

Di artikel sebelumnya saya sudah membahas sumbu utama, eja mesin, eretan, dan kepala lepas. Bagian berikutnya adalah

5. Tuas Pengatur Kecepatan Transporter dan Sumbu Pembawa

bagian mesin bubut konvensional
Tuas ini digunakan untuk mengatur kecepatan poros transporter dan sumbu pembawa. Saat diatur kecepatan tinggi adalah ketika mesin bubut mengerjakan benda-benda berdiameter kecil. Sedangkan pengaturan kecepatan rendah digunakan ketika pengerjaan pengasaran, ulir, alur, kartel dan pemotongan.

6. Tuas Pengubah Pembalik Transporter dan Sumbu Pembawa

bagian mesin bubut konvensional
Tuas ini digunakan untuk membalikkan arah putaran sumbu utama, hal ini diperlukan saat hendak melakukan pengerjaan ulir, kartel, ataupun membubut permukaan.

7. Plat Tabel Kecepatan Sumbu Utama

bagian mesin bubut konvensional
Plat ini menunjukkan angka besaran kecepatan sumbu utama yang dapat diatur sesuai dengan hasil pengerjaan pembubutan benda kerja yang ingin didapat.

8. Tuas-tuas Pengatur Kecepatan Sumbu Utama

bagian mesin bubut konvensional
Tuas ini berfungsi untuk mengatur kecepatan putaran mesin sesuai hasil perhitungan dengan menggunakan rumus maupun pembacaan dari tabel putaran.

9. Penjepit Pahat (Tools Post)

bagian mesin bubut konvensional
Tools Post digunakan untuk menjepit atau memegang pahat, yang memilki berbagai macam bentuk. Pada gambar di atas tools post jenis ini sangat praktis dan dapat menjepit pahat empat buah sekaligus sehingga jika mengerjakan benda kerja yang membutuhkan empat macam pahat, pahat-pahat tersebut dapat dipasang  dan disetel sekaligus.

10. Eretan Atas

bagian mesin bubut konvensional
Eretan atas berfungsi sebagai dudukan penjepit pahat yang sekaligus berfungsi sebagai pngatur besaran majunya pahat pada proses pembubutan ulir, alur, tirus, champer (pingul) dan lain-lain yang ketelitiannya mencapai 0,01mm.
Eretan atas harus dijalankan secara manual. Kedudukannya dapat diatur sampai posisi 360°, untuk membubut tirus dan pembubutan ulir biasanya menggunakan eretan atas ini.

11. Keran Pendingin

bagian mesin bubut konvensional
Keran pendingin berfungsi untuk menyalurkan pendingin (coollant) kepada benda kerja yang sedang dibubut dengan tujuan untuk mendinginkan pahat pada waktu penyayatan sehingga dapat menjaga pahat agar tetap tajam dan awet.

12. Transporter dan Sumbu Pembawa

bagian mesin bubut konvensional
Transporter atau poros transporter memiliki bentuk berulir segi empat atau trapesium dengan ukuran berkisar  6mm. Transporter digunakan untuk membawa eretan pada waktu kerja otomatis, misal ketika melakukan pekerjaan bubut ulir, alur, dan atau yang lainnya. Sedangkan sumbu pembawa adalah poros yang selalu berputar untuk membawa eretan atau mendukung jalannya eretan.

Sekian tentang bagian mesin bubut konvensional.

More aboutBagian Mesin Bubut Konvensional (2)

Bagian Mesin Bubut Konvensional (1)

Posted by Al Fath on Tuesday, 8 January 2013

Bagian utama mesin bubut konvensional antar lain,

1. Sumbu Utama / Main Spindle

bagian mesin bubut konvensionalbagian mesin bubut konvensional

Gambar di atas adalah sumbu utama mesin bubut yang berfungsi sebagai dudukan chuck (cekam), plat pembawa, kolet, senter tetap, dan lain-lain. Terlihat pada gambar sudah terpasang sebuah cekam yang di dalamnya terdapat susunan roda gigi yang dapat digeser melalui tuas/handle untuk mengatur putaran mesin. Putaran mesin diatur sesuai dengan kebutuhan pembubutan.
Pada gambar sebelah kanan menunjukkan gambar sumbu utama, G adalah senter tetap atau kepala tetap yang berfungsi sebagai tempat dudukan benda kerja saat pembubutan dilakukan diantara dua senter. Di dalam kepala tetap ini terdapat serangkaian susunan roda gigi dan roda pulley bertingkat ataupun roda tunggal dihubungkan dengan sabuk V atau sabuk rata. A. C, dan F merupakan tuas pengatur kecepatan yang digunakan untuk mengubah-ubah hubungan roda gigi dan roda pulley bertingkat maupun tunggal sehingga dapat memperoleh putaran yang berbeda-beda.
Putaran yang dihasilkan ada dua macam, yaitu putaran cepat dan putaran lambat. Putaran cepat biasanya digunakan pada kerja tunggal untuk membubut benda kerja dengan sayatan tipis. Sedangkan putaran lambat untuk kerja ganda yang biasa dilakukan untuk membubut dengan tenaga besar dan sayatan tebal (pengasaran).

2. Eja Mesin (bed)

bagian mesin bubut konvensional
Eja mesin adalah bagian mesin bubut konvensional berfungsi sebagai tempat dudukan tail stock, eretan, steady rest dan sebagai tumpuan gaya pemakanan waktu pembubutan. Bentuk eja mesin ini bermacam-macam, ada yang salah satu atau kedua sisinya mempunyai ketinggian tertentu, ada juga yang datar. Permukaan eja mesin ini harus halus dan rata sehingga gerakan kepala lepas dan lainnya tidak terhambat. Jika permukaan eja mesin ini tidak rata akan menghasilkan benda kerja yang tidak baik atau kurang pas presisinya.

3. Eretan (carriage)

bagian mesin bubut konvensional
Ada tiga macam jenis eretan pada mesin bubut konvensional, yaitu eretan memanjang yang bergerak sepanjang alas mesin (longitudinal carriage), eretan melintang yang bergerak melintang pada alas mesin (cross carriage), dan eretan atas yang bergerak sesuai dengan posisi penyetelan di atas eretan melintang (top carriage). Fungsi dari eretan ini sendiri adalah untuk memberikan pemakanan yang besarnya dapat di atur menurut kehendak operator dan dapat terukur dengan ketelitian tertentu yang terdapat pada roda pemutar. Eretan ini dapat dijalankan secara otomatis maupun manual.

4. Kepala Lepas (tail stock)

bagian mesin bubut konvensional
Kegunaan dari kepala lepas adalah untuk dudukan senter putar sebagai pendukung benda kerja pada saat pembubutan, dudukan bor  tangkai tirus dan cekam bor sebagai penjepit bor. Kepala lepas dapat bergeser sepanjang alas mesin, porosnya berlubang tirus sehingga memudahkan tangkai bor untuk dijepit. Tinggi senter tetap sama dengan tinggi kepala lepas. Ada dua bagian kepala lepas yang berfungsi sebagai pengaturan pergeseran badan kepala lepas untuk keperluan agar dudukan senter putar sepusat dengan sumbu mesin atau senter tetap, atau bisa juga tidak sepusat yaitu pada saat membubut tirus di antara dua senter. Kedua bagian ini adalah alas dan badan yang diikat dengan dengan 2 baut pengikat.

Keempat bagian ini merupakan yang terpenting untuk bagian mesin bubut konvensional, bagian-bagian yang lain akan saya jelaskan di bagian 2.

More aboutBagian Mesin Bubut Konvensional (1)

Membubut Eksentrik

Posted by Al Fath

Salah satu aplikasi penggunaan mesin bubut konvensional adalah membubut eksentrik.

Pada proses aplikasi permesinan pekerjaan bubut eksentrik banyak sekali pembuatan komponen-komponen permesinannya yang hampir mirip dengan poros engkol.
mesin bubut konvensional

Membubut eksentrik dimulai dari pergeseran senter:

1. Tentukan putaran mesin
2. Persiapkan pahat kasar, muka, dan pahat finishing
3. Kotak kunci atau tool box
4. Pemasangan benda kerja
5. Pemasangan dan penyetelan pahat bubut

Langkah kerja membubut eksentrik adalah sebagai berikut:

1. Bubut permukaan benda kerja dengan pahat kasar mendekati diameter terbesar dan panjang yang dikehendaki.
2. Bubut bagian muka benda kerja (dua muka) untuk menentukan sisi penandaan pergeseran senter.
3. Buat pergeseran senternya pada dua sisi penampang benda kerja.

Itulah bagaimana aplikasi mesin bubut konvensional dengan membubut eksentrik. Selain membubut eksentrik ada juga aplikasi lainnya, seperti membubut ulir, membubut silindris, membubut tirus, dan membubut muka.

More aboutMembubut Eksentrik

Mesin Bubut Konvensional

Posted by Al Fath on Sunday, 6 January 2013

Mesin Bubut Konvensional merupakan mesin perkakas atau mesin bubut biasa yang menghasilkan benda kerja berbentuk silinder.

Mesin bubut konvensional melakukan dua mekanisme gerakan eretan, yaitu eretan melintang dan eretan atas. Eretan melintang maupun eretan atas keduanya dipasang dengan menggunakan handle secara manual, baik otomatis maupun langsung.
mesin bubut konvensional
Macam pekerjaan yang dapat dilakukan dengan mesin bubut konvensional adalah:

1. Membubut rata
2. Membubut bertingkat
3. Mengebor dengan membubut dalam
4. Membuat ulir segi enam luar dan dalam
5. Membuat ulir segi tiga luar dan dalam
6. Membuat tirus dan ulir tirus
7. Membuat copy
8. Membuat eksentrik

Bagian-bagian pada mesin bubut konvensional secara umum sama walaupun diproduksi dari pabrik-pabrik yang berbada. Hanya saja biasanya, posisi atau letak bagian-bagian tersebut bisa berbeda. Lebih dalam tentang bagian mesin bubut konvensional silahkan klik di sini.

More aboutMesin Bubut Konvensional

Mesin Frais CNC

Posted by Al Fath

Sebagai salah satu mesin CNC, Mesin Frais CNC banyak digunakan dalam dunia manufacturing seperti pengerjaan logam.

Ada beberapa macam pengerjaan logam, mulai dari pemanasan, pendinginan, hingga pengerjaan logam secara mekanis.

Pengerjaan mekanis logam sering dipakai untuk pengerjaan lanjutan logam maupun pengerjaan finishing. Pada pengerjaan mekanis juga dikenal beberapa prinsip pengerjaan, salah satunya yang menggunakan mesin frais CNC dalam pengerjaannya adalah perataan permukaan. Berbeda dengan mesin bubut CNC yang menghasilkan benda kerja. Mesin Frais CNC juga sering disebut mesin milling.
mesin frais cnc

Mesin Frais CNC merupakan mesin yang paling mampu melakukan banyak tugas bila dibandingkan dengan mesin perkakas yang lain. Sebagai hasilnya, mesin frais CNC mampu meratakan permukaan datar maupun berlekuk dengan tingkat ketelitian istimewa. Selain itu mesin ini juga berguna untuk menghaluskan atau meratakan benda kerja sesuai dengan dimensi yang dikehendaki. Tetapi proses penghalusan atau perataan ini  membutuhkan pelumas -bisa menggunakan oli- sebagai pendingin mata milling agar tidak cepat aus.
Proses milling merupakan proses yang menghasilkan chips atau beram. Hasil dari proses milling adalah permukaan yang datar atau berbentuk profil pada ukuran dan kehalusan atau kualitas permukaan yang ditentukan.
Penggunaan mesin frais CNC  pada industri-industri produksi besar atau manufacturing sudah menjadi hal wajib, mengingat mesin ini dapat menghasilkan produk massal dengan hasil yang memuaskan.

More aboutMesin Frais CNC

Mesin CNC

Posted by Al Fath

Penggunaan mesin CNC hampir terdapat di segala bidang produksi.


Pada industri menengah dan besar penggunaan mesin CNC sudah tidak asing lagi dalam menunjang proses produksi. mesin CNC dibagi menjadi mesin bubut CNC dan mesin frais CNC.
Setiap jenis mesin CNC memiliki karakteristik yang berbeda sesuai dengan produsen mesin tersebut. Namun secara garis besar dalam pengoperasiannya ada dua cara,

1. Sistem Absolut

mesin CNC
Pada sistem ini, menetapkan titik referensi yang berlaku tetap selama proses operasi mesin berlangsung diguanakan sebagai acuan untuk menempatkan titik awal alat pemotong. Pada mesin bubut, titik referensinya diletakkan pada sumbu pusat benda kerja yang akan dikerjakan pada bagian ujung. Seiring berkembangnya kebutuhan akan berbagai macam produk industri dengan tingkat kesulitan yang berbeda, berbagai variasi dari mesin CNC  pun dikembangkan untuk memenuhinya.
mesin CNC


2. Sistem Incremental

Pada sistem ini titik awal penempatan yang digunakan sebagai acuan selalu berpindah sesuai dengan titik aktual yang dinyatakan terakhir. Setiap kali suatu gerakan pada proses pengerjaan benda kerja berakhir, maka titik akhir dari gerakan alat potong dianggap sebagai titik awal gerakan alat potong pada tahap berikutnya.


Itulah sedikit tentang informasi tentang mesin CNC.

More aboutMesin CNC

Varian Mesin Bubut

Posted by Al Fath

Berdasarkan tekonologi yang digunakan, mesin bubut terbagi atas 4 varian

Empat jenis varian tersebut antara lain mesin bubut konvensional, mesin bubut universal, mesin bubut khusus, dan mesin bubut berteknologi komputer atau biasa disebut mesin bubut CNC. Masing-masing varian memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Akhir-akhir ini yang lebih sering digunakan dari varian atau jenis mesin bubut lainnya adalah mesin bubut CNC. Mesin bubut CNC (Computer Numerical Control) ini sudah berbasis pada komputer. Karena menggunakan control komputer, mesin ini memiliki akurasi yang sangat tinggi.

mesin bubut cnc

Mesin bubut CNC dapat mengoptimalkan daya kerja dengan ditunjang bagian-bagian yang dilengkapi dengan alat-alat khusus. Alat-alat tersebut antara lain pisau untuk memahat, dudukan serta pegangan, motor listrik yang digunakan sebagai penggerak atau pemutar pahat, motor listrik jenis servo sebagai penggerak control pahat, serta software khusus yang berguna sebagai control unit melalui prosesor komputer.
Mesin bubut CNC secara lengkap akan saya bahas di sini.

More aboutVarian Mesin Bubut